Elemen Pemanas Stasiun Pengerjaan Ulang SMD

Elemen Pemanas Stasiun Pengerjaan Ulang SMD

Elemen Pemanas Stasiun Pengerjaan Ulang SMD inframerah udara panas otomatis. Untuk perbaikan, reballing, pelepasan dan penggantian chip IC BGA, SMT, LED.

Deskripsi

 Elemen pemanas stasiun pengerjaan ulang SMD otomatis adalah komponen alat yang digunakan untuk memperbaiki atau mengganti komponen pemasangan permukaan pada papan sirkuit tercetak. Elemen pemanas dirancang untuk menghasilkan dan mengatur panas yang diperlukan untuk mengalirkan kembali solder dan melepas atau memasang komponen. Fitur otomatis memungkinkan stasiun mengontrol suhu dan durasi elemen pemanas untuk pengerjaan ulang yang tepat dan efisien.

 SMD Rework Soldering Station

 SMD Rework Soldering Station

1.Aplikasi Otomatis

Solder, reball, pematrian berbagai jenis chip: BGA,PGA,POP,BQFP,QFN,SOT223,PLCC,TQFP,TDFN,TSOP, PBGA,CPGA, chip LED.

 

2. Fitur Produk Elemen Pemanas Stasiun Pengerjaan Ulang SMD posisi laser

 SMD Rework Soldering Stationt

 

 

3.Spesifikasi posisi laser

Laser position CCD Camera BGA Reballing Machine

4.Detail dariUdara Panas Otomatis

 

ic desoldering machine

chip desoldering machine

pcb desoldering machine

 

5. Mengapa Memilih Elemen Pemanas Stasiun Pengerjaan Ulang SMD Inframerah Kami?

motherboard desoldering machinemobile phone desoldering machine

 

6.Sertifikat Penyelarasan Optik

Sertifikat UL, E-MARK, CCC, FCC, CE ROHS. Sedangkan untuk meningkatkan dan menyempurnakan sistem mutu,

Dinghua telah lulus sertifikasi audit di tempat ISO, GMP, FCCA, C-TPAT.

pace bga rework station

 

7. Pengepakan & Pengiriman Kamera CCD

Packing Lisk-brochure

 

 

8. Pengiriman untukVisi Pemisahan Elemen Pemanas Stasiun Pengerjaan Ulang SMD

DHL/TNT/FEDEX. Jika Anda ingin istilah pengiriman lainnya, silakan beritahu kami. Kami akan mendukung Anda.

9. Pengetahuan terkait Mesin Penghapusan BGA IR

Besaran Fisik Sirkuit Umum untuk Elemen Pemanas Stasiun Pengerjaan Ulang SMD

Fungsi rangkaian adalah mengubah energi listrik menjadi energi lain. Oleh karena itu, besaran fisika tertentu digunakan untuk menunjukkan keadaan rangkaian dan korelasi konversi energi di antara berbagai bagiannya.

(1) Arus untuk Elemen Pemanas Stasiun Pengerjaan Ulang SMD

Saat ini memiliki dua arti dalam istilah praktis. Pertama, ia mewakili fenomena fisik, khususnya gerak reguler muatan yang membentuk arus. Kedua, besarnya arus dinyatakan sebagai intensitas arus, yaitu banyaknya muatan yang melewati luas penampang penghantar per satuan waktu, diukur dalam ampere (A). Intensitas arus sering kali disebut sebagai arus, sehingga memberikan representasi ganda.

Arah sebenarnya dan arah positif arus adalah dua konsep berbeda yang tidak boleh dikacaukan. Arah pergerakan muatan positif biasanya digunakan sebagai arah arus. Ini adalah arah arus yang sebenarnya, sebuah fakta obyektif yang tidak dapat dipilih secara sembarangan. Dalam rangkaian sederhana, arah arus sebenarnya dapat dengan mudah ditentukan oleh polaritas catu daya.

Namun, dalam rangkaian DC yang kompleks, menentukan arah arus yang sebenarnya lebih menantang. Dalam rangkaian AC, besar dan arah arus berubah terhadap waktu. Untuk menganalisis dan menghitung rangkaian, diperkenalkan konsep arah referensi arus, yang juga dikenal sebagai asumsi arah positif.

Arah positif didefinisikan sebagai salah satu dari dua kemungkinan arah arus yang sebenarnya, yang dipilih secara sewenang-wenang sebagai arah referensi. Ketika arah arus aktual sejajar dengan arah positif yang diasumsikan, arus dianggap positif; bila berlawanan, arusnya negatif.

Dari perspektif lain, representasi berbeda mungkin muncul untuk rangkaian yang sama, bergantung pada arah positif yang dipilih. Penting untuk diingat bahwa ketika arah arus positif telah ditentukan, maka arah tersebut harus digunakan secara konsisten selama proses analisis dan perhitungan tanpa perubahan.

(2) Tegangan dan Potensi Elemen Pemanas Stasiun Pengerjaan Ulang SMD

Dari sudut pandang numerik, tegangan antara dua titik A dan B didefinisikan sebagai usaha yang dilakukan oleh medan listrik untuk memindahkan satuan muatan positif dari titik A ke titik B. Potensial pada suatu titik dalam medan listrik adalah usaha yang dilakukan untuk memindahkan muatan positif satuan ke titik acuan. Membandingkan tegangan dan potensial, jelas bahwa potensial pada titik tertentu dalam medan listrik adalah tegangan antara titik tersebut dan titik acuan, sehingga potensial merupakan bentuk tegangan khusus. Pemilihan titik referensi sangat penting, karena titik referensi yang berbeda dapat menghasilkan nilai potensial yang berbeda pada lokasi yang sama dalam rangkaian.

Pada prinsipnya, titik acuan dapat dipilih secara sewenang-wenang. Dalam teknik kelistrikan, titik grounding pada rangkaian biasanya digunakan sebagai titik acuan, sedangkan pada rangkaian elektronik, casing sering kali digunakan untuk tujuan ini.

Dalam penerapan praktis, mengetahui tegangan antara dua titik seringkali tidak cukup; perlu juga diidentifikasi titik mana yang potensinya lebih tinggi dan mana yang potensinya lebih rendah. Misalnya pada dioda semikonduktor, potensial anoda lebih tinggi daripada potensial katoda. Untuk motor DC, potensial yang melintasi belitan bervariasi, sehingga dapat mempengaruhi arah putaran. Karena persyaratan praktis, penting untuk memperkenalkan konsep polaritas tegangan, yang berkaitan dengan arah Elemen Pemanas Stasiun Pengerjaan Ulang SMD.

 

(0/10)

clearall